BUMDES pamijen

Beberapa Layanan Bumdes Pamijen

Peternakan

BUMDES Peternakan awalnya berdiri karena KEMENDES memberikan bantuan berupa sapi yang berjumlah 12 ekor,dengan rincian 9 ekor sapi betina dan 3 ekor sapi jantan pada tahun 2015 yang akhirnya dibentuk kepengurusan BUMDES pesternakan yang bernana “Maju Seger” dan di ketuai olek Bapak Ulung sehingga dibangun fasilitas di atas tanah desa dan di biayai oleh desa tetapi hasil dari peternakan dibagi untuk pengurus peternakan mendapat 60% dan BUMDES mendapat 40%. Pemerintah desa juga menyediakan tempat untuk hewan ternak bagi warga yang memiliki hewan ternak selain sapi seperti kambing dan kerbau.Tujuan dari pemeliharaan hewan ternak di tempat yang disediakan oleh pemerintah desa karena ada hubungannya dengan kebersihan lingkungan sehingga tidak mengganggu warga sekitar yang tidak memiliki hewan ternak, selain itu tidak ada iuran bagi warga yang menitipkan hewan ternak di tempat yang disediakan oleh pemertintah desa,tetapi pakan untuk hewan ternak tetap menjadi tanggung jawab pemilik.

Go to PERIKANAN

PERIKANAN

Perikanan berdiri pada tahun 2018 setelah BUMDES memberikan modal kepada Bapak Roni dan selanjutnya bapak Roni mempekerjakan orang lain untuk kepengurusan perikanan.Untuk pembagian hasilnya BUMDES akan mendapatan total 25% dari keuntungan perikanan dalam kurun waktu 1 tahun. Perikanan sendiri mengandalkan ikan jenis lele yang untuk benih,Untuk pembesaran lele sendiri belum dari hasil reproduksi sendiri tetapi membeli dari ukuran yang paling kecil lalu dibesarkan sampai ukuran tertentu seperti 4/6, 5/7, 9/12 untuk dijual kembali sebagai benih.Karena penjualan benih memiliki keuntungan yang lebih tinggi dari dari lele konsumsi.

PERSAMPAHAN

Alasan utama didirikan Persampahan adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan agar masyarakat tidak membuang sampah di sembarang tempat yang diketuai oleh bapak Sugiman pada 2018.Tetapi untuk persampahan, warga diwajibkan membayar iuran per bulan yang digunakan untuk membayar petugas pengambil sampah yang ada di tong sampah. Persampahan menyediakan 2 tong sampah untuk sampah organic dan non-oragnik untuk hampir setiap rumah agar lebih mudah dalam pemilahan sampah.Untuk pengolahan sampah saat ini, sampah yang masih bisa di pakai akan di ambil untuk di manfaatkan tetapi yang sudah di pakai akan di buang.Tetapi untuk kedepannya akan dilakukan pengolahan yang lebih baik agar sampah yang tidak terpakai bisa digunakan kembali.

IPAL

IPAL didirikan pada tahun 2018 di 2 lokasi yang berbeda yaitu bernama Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara “Mitra Sehat”,”Mitra Sehat” adalah IPAL yang sudah beroperasi,dan satu lagi yang terbaru bernama “Depok Sehat” tetapi belum beroperasi.Untuk kepepengurusan, setiap IPAL memiliki pengurus yang berbeda Tujuan dari pembentukan IPAL untuk menjaga kebersihan dan kesehatan bagi warga yang belum memiliki toilet yang layak.IPAL sebelumnya didirikan untuk setiap tiga rumah,tetapi karena adanya masalah yang berkaitan dengan kepemilikan tanah tempat pembangunan IPAL maka muncul permintaan dari warga agar dubuatkan untuk setiap rumah .

AIR BERSIH

Air bersih didirikan bersamaan dengan IPAL dan Persampahan pada tahun 2018 yang bertujuan untuk membantu keairan warga pada saat musim kemarau.Pada saat ini Air bersih masih berdiri sendiri, Setiap warga yang menggunakan Air bersih diharuskan membayar iuran tergantung pada jumlah air yang digunakan sebesar 750 Rupiah setiap 1 liter air. Tetapi terdapat rencana bantuan dari Pamsimas untuk meringankan biaya kepengurusan Air bersih, sebelumnya keuntungan yang diadapat dari air bersih hanya bisa untuk mengganti biaya penggunaan listrik akan ditiadakan sehingga tidak menggunakan listrik lagi, dan juga untuk menambah jangkauan bagi tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh Air bersih.

BUMDES PAMIJEN

Badan Usaha Milik Desa Pamijen Kecamatan Baturraden

Bumdes atau Badan Usaha Milik desa adalah usaha apapun yang dibangun di atas tanah desa, yang dibiayai oleh desa maka akan menjadi milik desa.Bumdes di Pamijen muncul pada tahun 2015 yang diketuai oleh Bapak karena adanya aturan dari pemerintah yang berawal dari sapi bantuan dari kemendes sehingga dibentuklah kepengurusan Bumdes yang diketuai oleh bapak Tofa.Sebenarnya tujuan utama dibentuknya Bumdes sendiri adalah untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Anggota Kami

Rizki Wahyudi

Dosen Pembimbing Lapangan
Mengawasi dan memonitoring kegiatan KKL di Desa Pamijen

Rifki Hidayat

Programer
Membuat website BUMDES Pamijen dan mengisi konten pada website BUMDES Pamijen

RIKO A. NUGROHO

Penyusun Artikel
Melaukan survei dilapangan terkait pengumpulan data yang dijadikan artikel dan dokumentasi lokasi BUMDES.

FAIQ NUR WAFDA

Penyusun Artikel
Melaukan survei dilapangan terkait pengumpulan data yang dijadikan artikel dan dokumentasi lokasi BUMDES.

Kabar Terkini